herusastro

boyongan ke http://herusastro.blogspot.com/

Exotisme Prambanan 2009

Siapa yang belum pernah ke Candi Prambanan? Coba deh maen ke Prambanan.

Candi Prambanan adalah bangunan luar biasa cantik yang dibangun di abad ke-10 pada masa pemerintahan dua raja, Rakai Pikatan dan Rakai Balitung. Menjulang setinggi 47 meter (5 meter lebih tinggi dari Candi Borobudur), berdirinya candi ini telah memenuhi keinginan pembuatnya, menunjukkan kejayaan Hindu di tanah Jawa. (Yang sudah belajar sejarah pasti juga tau…. )

Dari pusat kota Solo (Gladak) perjalanan ke Prambanan bisa ditempuh kurang lebih 50KM, Melewati Jalur Solo – Klaten – Prambanan.

Kondisi sekarang jauh berbeda dengan kondisi Candi Prambanan sebelum gempa yang menggoyang Jogja (27 Mei 2006). Salah satu candi belum selesai direnovasi.

Tempat yang bagus buat foto2

Tempat yang luas, candi yang menjulang tinggi, dengan pemandangan alam yang hijau dan langit yang biru menjadikan Prambanan sebagai tempat yang bagus buat foto2.

Sejarah candi Prambanan.

Untuk sejarah candi Prambanan silahkan Anda kunjungi website berikut:

www.yogyes.com atau Kita bisa mengunjungi Museum yang ada di Komplek prambanan. Untuk masuk museum tidak dikenakan biaya alias gratis.

Harga Tiket Masuk

Harga tiket masuk pada bulan Januari 2009 adalah Rp. 15.000,-/orang

Oleh-oleh (Buah tangan)

Jangan cemas dan bingung ketika mencari makanan dan oleh-oleh di prambanan. Banyak warung yang yang menjual makanan dan minuman. Bila tertarik dengan kerajianan tangan masyarakat Jogja, kita bisa membelinya di warung kerajinan di Prambanan. Untuk masalah harga tentu saja kita bisa menawarnya. Harga terendah untuk souvenir, misalnya gelang dan kalung dari bambu dan kayu kita bisa mendapatkannya dengan harga Rp. 1000 (seribu rupiah).

Tips Kalau Berkunjung ke Prambanan

  • Yakinkan cuaca mendukung (tidak hujan)
  • Kalo uang saku mepet dan rasa haus serta lapar bisa di lawan, belilah makanan dan minuman di luar tempat wisata. Wisata dimanapun pasti buat yang satu ini harganya kelewat dari harga biasa.  (kepada para penjual makanan dan minuman maaf yaa…. )
  • Pingin foto2 di candi Prambanan? yakinkan langit cerah….
  • Jangan langgar aturan (Kalo ada tulisan jangan naik ke atas candi… yaa jangan naik dong !!)

* Mari kita jaga dan kagumi warisan budaya bangsa Indonesia

Iklan

Filed under: Mogleng2, wisata

Sate Kere Mbah Yem

Hidangan sate sebenarnya bukan makanan khas Solo. Tapi untuk sate enak yang satu ini memang khas Solo. Sate kere namanya.

Kenapa disebut Sate Kere? Karena  Sate Kere anda akan dapat menjumpai sate tempe gembus (yaitu tempe yang dibuat dari ampas kedele sisa pembuatan tahu), disamping daging dan jeroan sapi (paru, limpa, hati, iso, torpedo, ginjal, babat, iso daging sapi). Namun, biasanya tempe gembus-nya lebih dominan. Karena itu, makanan tersebut kemudian disebut sate kere (satenya orang miskin).

Mbah Yem adalah salah satu penjual sate yang sudah puluhan tahun menjajakan sate kere dengan berkeliling di sekitar Pasar Kembang Solo (nggak pake grobak tapi dengan digendong).

Mbah Yem dan Sate kere-nya

Mbah Yem dan Sate kere-nya

Sate mbah Yem (Rp. 5000,-)

Sate mbah Yem (Rp. 5000,-)

Rasa yang khas membedakan sate mbah Yem dengan sate kere lainnya. Manis, gurih dan pedas sangat terasa. Untuk harganya nggak mahal, sepuluh tusuk sate jerohan sapi dihargai Rp. 6000,- , Sepuluh tusuk sate tempe gembus dihargai Rp. 3000,- dan satu bungkus ketupat dihargai Rp. 750,-.

Kalo temen2 ingin segera menikmati sate ini, mbah Yem biasanya mangkal di dekat rumahnya yaitu di pertigaan kemlayan yaitu di Jl. Golek Notodiningratan,  kemlayan pada jam 10.00 – 12.30 WIB,  selebihnya itu mbah Yem bisa di temui di sekitar Pasar Kembang Solo.

Kalo kesulitan cari mbah Yem, ada alternatif untuk menikmai sate ini yaitu di Warung Yu Rebi di daerah Penumping dekat Stadion Sriwedari [tapi harganya lebih mahal dari sate mbah Yem 🙂 ]

(* Cintai makanan lokal Solo)

Filed under: Jajan Kuliner, Mogleng2, Solo Tenan, wisata

Trip to Pacitan

Sebuah alternatif untuk dolan-dolan keluar kota. Pantai Teleng Ria dan Tamperan tempat labuhnya kapal nelayan menurunkan hasil tangkapan.

Perjalanan ke Pacitan bisa ditempuh kurang lebih 128KM dari kota Solo dengan melewati jalur Solo – sukoharjo – Wonogiri – Batu – Pacitan.

Perjalanan dengan sepeda motor sungguh menyenangkan ketika memasuki kawasan wonogiri sampai Pacitan,  jalan yang berkelok kanan kiri area persawahan dan rumah penduduk yang masih kental dengan aroma pedesaan.

Ketika memasuki kawasan Pacitan, jalan tidak hanya berkelok tapi juga naik turun dengan pemandangan Hutan yang masih rimbug dengan pepohonan.

icam0015 perjalanan ke pacitan - istirahat sejanak

Ketika benar-benar memasuki Pacitan Anda akan disambut dengan pemandangan pantai Teleng Ria dari Atas Bukit.

eman2 kalo nggak foto di pantai teleng - perjalan ke pacitan eman2 kalo nggak photo

Sebanarnya banyak akawasan wisata alam yang ada di Pacitan Selain Pantai Teleng Ria dan Tamperan anda bisa berkunjung ke Gua Gong, Pemandian Air Hangat Banyu Anget. Tapi kali ini Saya dan Tata hanya berkunjung ke Pantai Teleng Ria dan Tamperan.  Sebenarnya perjalanan ke Pacitan ini dalam rangka menghadiri resepsi perniklahan Saudara.

Pada waktu di Teleng Ria suasana sangat sepi kira2 waktu itu jam 11.30 WIB. Mungkin karena bukan waktu liburan maklum Saya dan Tata pergi kepacitan Hari Rabu. Untuk masuk ke Kawasan Pantai Teleng Ria dipungut tiket 11ribu untuk 2 orang dan biaya parkir motor.

Karena sepi maka saya dan Tata memutuskan ke Tamperan. Ternyata benar disana sangat ramai. Banyak nelayan yang menurunkan ikan hasil tangkapan. Para calon pembeli sudah menunggu di Dermaga. Untuk masuk ke dermaga Tamperan kami masuk dipungut biaya Rp. 6000,-

tamperan dari jalan di atas bukit tempat pelelangan ikan di tamperan

Oleh oleh

Oleh oleh… tentu saja ketika kita berkunjung ke suatu tempat rasanya nggak pas kalo kita tidak membeli oleh-oleh. Kali ini oleh oleh yang kami pilih adalah ikan goreng dan  Jenang Dodol khas Pacitan.

Untuk mendapatkan ikan goreng bisa didapatkan di sekitar pantai teleng ria. 1 Kg ikan tengiri goreng bisa dibeli dengan harga Rp. 25.000

Bila berminat dengan Jenang dodol khas pacitan bisa didapatkan di Desa Arjowinangun,  di Jalan Adisucipto. Jenang dodol tersebut sangatlah terkenal. Jadi Anda nggak usah takut kesasar kalo mencari penjual oleh2 tersebut, tanya tukang bejak pasti tahu. Harga jenang dodol tersebut dihitung dengan patokan berat. 1 Kg jenang dodol dibandrol Rp. 13.500. Setiap orang yang berkunjung ke Pacitan rugi rasanya kalo tidak membeli oleh oleh jenang dodol tersebut.

ikan goreng di pantai teleng ria jenang dodol khas pacitan

Perjalanan ke Pacitan sementara hanya sampai disini, Mungkin lain kali kami akan ke Gua Gong, Pantai Srau, Pemandian Air hangat dan yang lainnya.

Filed under: Mogleng2, wisata

TWITTERKU

I’m a member of:

TANGGALAN

September 2017
S S R K J S M
« Mei    
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Blog Stats

  • 9,388 hits

Klik tertinggi

  • Tidak ada